Logika cerdas terdiri dua suku kata,
yaitu logika (menurut wikipedia) yang berarti hasil pertimbangan akal pikiran yang
diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa dan kata cerdas (menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia) yang berarti
sempurna perkembangan akal budinya (untuk
berpikir, mengerti, dsb). Jadi arti dari
logika cerdas adalah hasil pertimbangan akal pikiran yang sempurna perkembangan
untuk berfikir dan mengerti.
Dalam kaitannya dengan
kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), logika cerdas dapat mengacu pada
sesuatu yang dibuat oleh manusia dengan tingkat kecerdasan yang sangat baik.
Contoh utamanya adalah robot. Robot memang diciptakan untuk membantu
meringankan pekerjaan manusia. Sehingga penciptaan robot pun semakin mencapai
titik sempurna yaitu dapat melakukan semua pekerjaan manusia.
Salah satu
pengaplikasian logika cerdas buatan manusia yaitu berupa sistem pakar. Sistem
pakar (expert system) adalah sistem yang berusaha mengapdosi pengetahuan
manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang
biasa dilakukan oleh para ahli. Sistem pakar yang baik dirancang agar dapat
menyelesaikan suatu permasalahan tertentu dengan meniru kerja dari para ahli.
Dengan sistem pakar,
orang awam pun dapat menyelesaikan masalah yang cukup rumit yang sebenarnya
hanya dapat diselesaikan dengan bantuan para ahli. Bagi para ahli, sistem pakar
juga akan membantu aktivitasnya sebagai asisten yang sangat berpengalaman.
- MACSYMA, yang digunakan untuk
tugas-tugas matematika.
- MYCIN, untuk mendiagnosa penyakit
infeksi pada darah.
- CADUCEUS, untuk mendeteksi
penyakit.
- PUFF, untuk mengukur fungsi dari
paru-paru.
- PROSPECTOR, digunakan perusahaan
DEC untuk menggamarkan konfigurasi dari sistem komputer bagi para
langganannya.
- DENDRAL, untuk mengidentifikasikan
struktur molekul suatu komposisi kimia dan lain sebagainya.
Untuk
mengembangkan expert system, harus
diciptakan terlebih dahulu suatu knowledge
base yang dibutuhkan oleh aplikasinya. Suatu knowledge base terdiri dari
kumpulan data tertentu untuk permasalahan yang spesifik dan aturan-aturan
bagaimana memanipulasi data yang disimpan tersebut.
Berbeda dengan database biasa, knowledge base mungkin dapat juga terdiri dari asumsi-asumsi,
kepercayaan-kepercayaan, pendugaan-pendugaan dan metode-metode heuristic. Untuk membuat knowledge base perencanaan sistem harus
bekerja sama atau meminta nasehat dari ahli di bidangnya. Orang yang
menciptakan expert system disebut
dengan knowledge engineer.
Elemen Manusia Yang
Terkait Dalam Penggunaan dan Pengembangan Sistem Pakar
1. Pakar
Pakar adalah orang yang memiliki
pengetahuan khusus, pendapat, pengalaman dan metode, serta kemampuan untuk
mengaplikasikan keahliannya tersebut guna menyelesaikan masalah.
2. Perekayasa
pengetahuan
Perekayasa pengetahuan adalah orang yang
membantu pakar dalam menyusun area
permasalahan
dengan menginterpretasikan dan mengintegrasikan jawaban-jawaban pakar atas pertanyaan
yang diajukan, menggambarkan analogi, mengajukan counter example dan menerangkan
kesulitan-kesulitan konseptual.
3. Pemakai
- Pemakai awam : dalam hal ini sistem pakar bertindak
sebagai konsultan untuk memberikan saran dan solusi kepada pemakai
- Pelajar yang ingin belajar : sistem pakar bertindak
sebagai instruktur
- Pembuat sistem pakar : sistem pakar sebagai partner
dalam pengembangan basis pengetahuan.
- Pakar : sistem pakar bertindak sebagai mitra kerja/asisten
BENTUK / TIPE SISTEM
PAKAR
- Mandiri
: sistem pakar yang murni berdiri sendiri, tidak digabung dengan software
lain, bisa dijalankan pada komputer pribadi, mainframe.
- Terkait/Tergabung
: dalam bentuk ini sistem pakar hanya merupakan bagian dari program yang
lebih besar. Program tersebut biasanya menggunakan teknik algoritma
konvensional tapi bisa mengakses sistem pakar yang ditempatkan sebagai
subrutin, yang bisa dimanfaatkan setiap kali dibutuhkan.
- Terhubung
: merupakan sistem pakar yang berhubungan dengan software lain, misal
:spreadsheet, DBMS, program grafik. Pada saat proses inferensi, sistem
pakar bisa mengakses data dalam spreadsheet atau DBMS atau program grafik
bisa dipanggil untuk menayangkan output visual.
- Sistem
Mengabdi Merupakan bagian dari komputer khusus yang diabdikan kepada
fungsi tunggal. Sistem tersebut bisa membantu analisa data radar dalam
pesawat tempur atau membuat keputusan intelejen tentang bagaimana
memodifikasi pembangunan kimiawi, dll.
BASIS
PENGETAHUAN (KNOWLEDGE BASE)
Basis pengetahuan berisi
pengetahuan-pengetahuan dalam penyelesaian masalah. Ada 2 bentukpendekatan
basis pengetahuan :
·
Penalaran berbasis
aturan (rule-based reasoning)
Pada penalaran berbasis aturan,
pengetahuan direpresentasikan dengan menggunakan aturan berbentuk IF-THEN.
Bentuk ini digunakan apabila kita memiliki sejumlah pengetahuan pakar pada
suatu permasalahan tertentu, dan si pakar dapat menyelesaikan masalah
tersebut secara berurutan.
Disamping itu, bentuk ini juga digunakan apabila dibutuhkan penjelasan tentang jejak (langkah-langkah)
pencapaian solusi. Contoh
: aturan identifikasi hewan.
Rule
1 : IF
hewan berambut dan menyusui THEN hewan mamalia
Rule
2 : IF
hewan mempunyai sayap dan bertelur THEN hewan jenis burung
Rule
3 : IF
hewan mamalia dan memakan daging THEN hewan karnivora
Dan seterusnya…
·
Penalaran berbasis
kasus (case-based reasoning)
Pada penalaran berbasis kasus, basis
pengetahuan akan berisi solusi-solusi yang telah dicapai sebelumnya, kemudian
akan diturunkan suatu solusi untuk keadaan yang terjadi sekarang (fakta yang ada). Bentuk ini
digunakan apabila user menginginkan untuk tahu lebih banyak lagi pada kasus-kasus yang hampir
sama (mirip). Selain itu bentuk ini juga digunakan bila kita telah memiliki sejumlah
situasi atau kasus tertentu dalam basis pengetahuan.
Sumber :
http://www.buzzle.com/img/articleImages/336417-54415-34.jpg
0 komentar